Loading...
KabarUtama

Ahok Inginkan Pelaku Pengeroyokan Dishub Di Pidanakan Secepatnya

Cp: Google Image

kabarin.co – Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta pelaku pengeroyokan petugas Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur, dipidanakan.

Penegasan Ahok ini disampaikan melalui Kadishubtrans Andri Yansyah. Ahok meminta agar pelaku pengeroyokan diproses hukum.

“Pak Gubernur (Ahok) minta pidanakan. Pelaku dicari dan minta polisi dipidanakan, itu permintaan pak gubernur,” ujar Andri di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (14/9/2016).

Menurut Andri, kasus pengeroyokan ini sudah dilaporkan ke Polres Jakarta Timur. Pengeroyokan diduga terjadi akibat ulah oknum perusahaan otobus (PO) yang menolak trayeknya dipindahkan ke Terminal Pulogebang.

Baca Juga  Gempa 5,2 M Melanda Pesisir Selatan, Sumatera Barat

Tidak terima dengan arahan dari petugas Dishub, oknum tersebut langsung memukuli petugas. “Jadi intinya kan pengalihan. Trayek Jawa Tengah, Jawa Timur dari Pulogadung ke Pulogebang. Sebagian (PO) masih belum mau,” imbuh Andri.

Andri menyebut pemindahan trayek ini diterima PO. Sopir bus juga menaati instruksi petugas Dishub di lapangan saat melarang kendaraan masuk ke Terminal Pulogadung. Namun diduga ada calo yang sengaja menahan agar bus tetap berada dalam terminal tersebut.

Baca Juga  Polda Banten Tetapkan 3 Tersangka Pungli Jenazah Korban Tsunami di RSDP Serang

“Mereka (bus) sudah mau keluar, ditahan sama calonya. Dipukul botol segala macem. Yang namanya dipukul begitu anggota saya juga melawan kan,” lanjut dia.

Agar kasus ini tidak kembali terulang, Dishub menggelar operasi di Terminal Pulogadung. Petugas akan menertibkan para calo yang berkeliaran di terminal.

“Kami lakukan tindakan di terminal (Pulogadung) operasi lintas jaya. Semuanya ditindak, premannya, busnya, sekarang (hari ini),” terang Andri.

Baca Juga  PBNU: Islam Mengutuk Aksi Kekerasan dan Terorisme atas Nama Agama

Pengeroyokan petugas Dishub terjadi pada Selasa (13/9) pada sekitar pukul 10.15 WIB. Korbanbernama Bambang Sutrisno (38) mengalami luka memar di bagian kepala belakang dan lengan kanan.

Pengeroyokan terjadi saat korban mengusir bus Antar Kota Antar Provinsj (AKP) yang masih ngetem di dalam terminal.(det)

Baca Juga:

Warga Luar Batang Tolak Dua Sapi Pemberian Ahok, Ini Alasannya

Ahok Resmikan Pasar Kebon Bawang Tanjung Priuk

Ada Tanda Terima Masjid Luar Batang Terima Sapi dari Ahok

Loading...

Terpopuler


To Top