Loading...
Daerah

Aher Lihat Sungai Penuh Sampah: Angkat Semuanya!

kabarin.co – Gubernur Ahmad Heryawan mencanangkan gerakan Citarum Bestari. Lokasi acara berada di Sungai Bojong Citepus, Kabupaten Bandung. Sungai itu penuh sampah.

Ratusan personel TNI yang hadir di lokasi kegiatan tersebut terlihat membawa perkakas bangunan seperti cangkul dan sekop, Kamis (2/6/2016). Selain itu, satu kendaraan pengeruk disiapkan untuk meraup sampah yang menumpuk di Sungai Bojong Citepus, Desa Cangkuang, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

“Hari ini ada 18 titik pelaksanaan gerakan Citarum Bestari. Lokasinya tersebar. Jumlah total personel di seluruh lokasi tersebut sebanyak 3.000 orang,” kata Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Hadi Prasojo.

 

Anggota TNI bersiap mengangkat sampah

Aher, sapaan akrab Ahmad Heryawan, mendekat ke tepian sungai. Dia melihat dekat kondisi gundukan sampah. “Ini kebanyakannya sampah toko. Ada kardus begini,” ucap Aher sambil geleng-geleng kepala.

Baca Juga  Wow, Benarkah ada Villa Ratu Beatrix di Kawasan Lembang, Bandung?

“Sampah menggunung di sungai ini kita bersihkan! Angkat semuanya!” ucap Aher

Horor sampah ini mengingatkan memori Aher pada situasi serupa di Sungai Cikapundung, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, beberapa waktu lalu. Dia pun berseloroh dengan nada kesal.

sungai cikapundung

“Waktu itu sampah (di Sungai Cikapundung) kita bersihkan, tapi tak bertahan lama. Sampah kembali menumpuk. Ya karena perilaku masyarakatnya belum berubah yang masih membuang sampah ke sungai,” tutur Aher.

Pemprov Jabar menggandeng Kodam III Siliwangi guna mewujudkan gerakan sosial Citarum Bestari. Melalui gotong royong menangani permasalahan sampah di sungai, Aher berharap sepanjang aliran Citarum menjadi bersih.

Dia berkali-kali mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan sungai. “Kita harus cintai sungai,” ucap Aher.

Baca Juga  Guru Main Pukul, Wajah Siswa SD ini Jadi Lebam dan Gigi Nyaris Tanggal

 

Industri Berkontribusi Besar

Pemprov Jabar meminta industri untuk mengoptimalkan fungsi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAl) di masing-masing pabriknya. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi tingkat pencemaran limbah di Sungai Citarum.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher mengatakan penanganan limbah di aliran Citarum mesti diselesaikan bersama-sama oleh seluruh instansi terkait, termasuk melibatkan elemen masyarakat dan pihak industri. Dia mengingatkan agar tiap pabrik berkontribusi tidak membuang limbah yang mengotori Citarum.

“Wahai industri, terlibatlah kalian semuanya untuk mewujudkan Citarum bersih,” kata Aher saat kegiatan ‘Pencanangan Revitalisasi Budaya Gotong Royong Memelihara Lingkungan Melalui Bebersih Citarum’ di Sungai Bojong Citepus, Desa Cangkuang, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Kamis (2/6/2016).

Baca Juga  Gara-gara Informasi Sesat, Nyawa Melayang

sungai cikapundung2

Setiap industri atau pabrik penghasil limbah diharuskan memiliki IPAL. Namun, sambung Aher, hanya 25 persen dari pelaku industri yang memanfaatkan fungsi IPAL. “Sedangkan 75 persennya melanggar karena tidak memfungsikan IPAL,” kata Aher.

Sejauh ini, menurut Aher, pihaknya masih memberikan toleransi dengan upaya memberikan edukasi serta langkah pencegahan. Melalui Gerakan Citarum Bestari, kata dia, timbul kesadaran bahwa mengotori sungai merupakan perbuatan membahayakan kehidupan manusia.

“Saat ini kita tidak pendekatan hukum. Tapi kesadaran. Semua masyarakat dan industri harus menjaga kebersihan Citarum dari hulu hingga hilir. Begitupun anak-anak sungai yang mengalir ke Citarum,” ujarnya.

Hari ini, Pemprov mencanangkan CItarum Bersih. Sebagai simbol, sampah di Sungai Bojong Citepus dibersihkan. Ratusan personel TNI ikut dalam kegiatan itu. (det)

Loading...

Terpopuler

To Top