Loading...
Metro

Adhie Massardi: Perilaku Ahok Semakin Berbahaya Bagi Bangsa dan Negara

Menurut Adhie tak hanya soal reklamasi, hampir semua kebijakan Ahok memang tak mempedulikan nasib rakyat kecil, dan lebih memihak kepada kepentingan orang kaya serta para taipan.

Basuki Tjahaja Purnama



kabarin.co, JAKARTA-Orang dekat Menko Maritim Rizal Ramli, Adhie Massardi mengatakan perilaku dan kebijakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok semakin hari semakin berbahaya bagi rakyat dan bangsa. Ini jelas menandakan kualitas dia sebagai negarawan jauh di bawah standar.

‘’Ahok itu menjadi gubernur hanya dengan modal nekad dan keberuntungan. Maka tak aneh bila banyak perkataannya menyakiti hati rakyat, menyakiti sesama pejabat publik, dan melanggar konstitusi dan perundangan.”

Baca juga: Komunitas Tionghoa Siap dan Optimis Bisa Lengserkan Ahok

“Sebagai negarawan memang kualitas dia di bawah standar. Saya tak heran kalau Pak Rizal Ramli dia perlakukan seperti itu,’’ kata Adhie Massardi, di Jakarta, (20/7).

Menurut Adhie tak hanya soal reklamasi, hampir semua kebijakan Ahok memang tak mempedulikan nasib rakyat kecil, dan lebih memihak kepada kepentingan orang kaya serta para taipan.

Baca juga: Lempari Batu Ratusan Massa Tolak Ahok Resmikan RPTRA Penjaringan Indah

Yang lebih parah lagi akibat kebijakan Ahok kini telah membuat dan membangun kembali sebuah barier antarmasyarakat dan antaretnis yang ada di Jakarta.

‘’Kalau soal reklamasi semua tahu itu jelas proyek untuk siapa? Yang pasti bukan untuk rakyat kecil dan hanya untuk melayani kepentingan pengembang, orang kaya, dan kaum taipan.”

Baca juga: Suara Massa Tolak Kebijakan Ahok Semakin Meluas dan Keras Gaungnya

“Jakarta seolah dianggap hanya untuk orang kaya dan orang miskin harus dibuang atau disingkirkan dari ibu kota. Ini jelas perilaku pemimpin yang abdsurd.”








loading...

“Tatanan sosial yang ada pun rusak serta tampak semakin saling berhadapan serta memperbesar jurang kebencian,’’ ujar Adhie yang juga mantan juru bicara Presiden KH Abdurrahman Wahid itu. (rep)

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler

To Top