Loading...
Nasional

Acungkan Dua Jari di Konfernas Gerindra, Anies Baswedan Dilaporkan ke Bawaslu



kabarin.co – Jakarta, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Selasa (18/12). Anies dilaporkan oleh Garda Nasional untuk Rakyat (GNR). Ia diduga melakukan pelanggaran kampanye di hari kerja saat hadir dalam Konferensi Nasional Partai Gerindra baru-baru ini.

Juru Bicara GNR, Agung Wibowo Hadi, menyatakan kehadirannya ke Bawaslu untuk melaporkan Anies lantaran diduga berkampanye dengan mengacungkan dua jari yang merupakan simbol bagi pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Acungkan Dua Jari di Konfernas Gerindra, Anies Baswedan Dilaporkan ke Bawaslu

“Setelah membaca UU Pemilu, kami melihat Anies diduga melanggar UU Nomor 7 pasal 281 ayat 1 dimana pejabat publik harus cuti saat kampanye. Sementara tindakan  Anies dilakukan di hari kerja,” ujar Agung kepada wartawan di Kantor Bawaslu, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (18/12).

Menurutnya, berdasarkan pasal 281 diatur bahwa kampanye pemilu yang mengikutsertakan presiden, wakil presiden, gubenur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota harus memenuhi beberapa ketentuan. Ketentuan pertama, tidak boleh menggunakan fasilitas dalam jabatannya, kecuali fasilitas pengamanan bagi pejabat negara sebagaimana diatur dalam ketentuan peraturan perundang- undangan. Ketentuan kedua, menjalani cuti diluar tanggungan negara.

Ketentuan ketiga, cuti dan jadwal cuti dilaksanakan dengan memperhatikan keberlangsungan tugas penyelenggaraan negara dan penyelenggaraan pemerintahan daerah.  Karena itu, GNR meminta Bawaslu memberi sanksi kepada Anies.

 “Harus ada sanksi untuk Anies, karena sudah jelas diduga berkampanye di waktu hari kerja,” tegasnya.

Ditempat terpisah, nggota Bawaslu, Mochamad Afifuddin, menuturkan dirinya telah melakukan konfirmasi kepada Bawaslu Jawa Barat atas kasus ini. Bawaslu juga meminta rekaman video saat acara Konferensi Nasional Partai Gerindra berlangsung di Sentul, Jawa Barat.

“Kami sudah menghubungi Bawaslu Jawa Barat dan meminta mereka menjelaskan bagaimana situasi dan videonya. Kami telusuri apakah itu ada unsur kampanye atau tidak, kemudian kami cek cutinya. Kami akan terus melakukan konfirmasi,” jelas Afif. (epr/rep)

Baca Juga:

Anies Baswedan Izinkan Reuni Akbar 212 Digelar di Lapangan Monas









loading...

Anies Baswedan Tegaskan Bukan Kader Gerindra atau PKS

KASN Laporkan Anies Baswedan ke Presiden Jokowi

Bagaimana pendapat anda?

Loading...

Terpopuler


To Top