Loading...
Internasional

Geliat Tante Berduit Incar Pemuda Pengungsi untuk Puaskan Hasrat Seksual!

foto: ilustrasi

kabarin.co – Sudah rahasia umum, pengungsi acapkali menjadi target teroris dan para gembong narkoba. Sekarang ‘Ancaman’ bertambah, ketika para pengungsi tersebut menjadi sasaran wanita kaya yang haus kebutuhan seks dan belaian pria.

Dikutip Breitbart, Selasa (8/8), pengungsi laki-laki muda saat ini menjadi sasaran perempuan kaya tua di Austria untuk memenuhi kebutuhan hasrat seksual mereka. Sebagai gantinya, wanita-wanita ini akan mengurus kebutuhan sehari-hari mereka dan memberi mereka uang.

Baca Juga  Ribuan Driver Gojek Resmi Jadi Pengangguran, Walikota Batam Suruh Kembali ke Pangkalan

Seorang pengungsi berusia 24 tahun, Hassan, yang melarikan diri dari Irak ke Austria mengatakan bahwa seorang wanita berusia 50-an, sebut saja namanya Linda, mendekati dia di sebuah bar.

Mereka berhasil menemukannya di sana sebelum Linda mengundangnya kembali ke rumahnya, tempat mereka berhubungan seksual. Keduanya mulai berkencan setelah itu dan Linda bahkan memintanya untuk pindah, seperti dikutip dari Oriental Daily.

Hassan mengungkapkan, Linda membayar semuanya termasuk keanggotaan gym bulanan seharga 120 euro atau setara dengan Rp1,9 juta di sebuah gym mewah di Wina.
Hidup terlihat mewah untuknya.

Baca Juga  Foto Bugil Artis Malaysia Atikah Suhaime dan Aktor Idris Beredar Luas di Internet

Satu-satunya keluhan yang Hassan miliki adalah bahwa Linda menginginkan terlalu banyak seks. Sebenarnya, dia berkata, “Dia ingin berhubungan seks dengan saya empat kali sehari, saya hanya mesin seks untuknya, tidak lebih.”

Terlepas dari permintaan seksual Linda yang luar biasa, Hassan mengatakan bahwa dia tidak akan meninggalkannya karena dia bergantung pada dirinya secara finansial.

Baca Juga  Dang Thu Thao, Wanita Tercantik dan Anggun Asal Vietnam, Yuk Kenalan!

Rupanya sebelum para pengungsi tiba di Austria, wanita setempat akan pergi ke negara-negara Afrika untuk berhubungan seks dengan pria di sana. Mereka menyebutnya “liburan seks”.

Kini setelah para pengungsi itu tersedia di Austria, para wanita telah mengeksploitasi mereka untuk memenuhi kepuasan seksual mereka.(*/trb)

Loading...

Terpopuler


To Top